Pengertian Istitsna Dalam Ilmu Nahwu

Aturan-Aturan I’rab Dalam Istitsna

I’rab Istitsna tidak selamanya dinashabkan, ada beberapa kondisi tertentu yang membuat i’rabnya menjadi tidak nashab lagi.

Adapun aturan i’rab istitsna tersebut ialah sebagai berikut :

1 Lafadz yang di-Istitsna dengan illa harus dinashabkan bilamana keadaan kalamnya bersifat taam dan mujab.

Contoh : جَاءَ القَوْمُ اِلاَّ زَيْدًا

Contoh di atas adalah kalam yang bersifat taam dan mujab, disebut taam karena disebutkan mustatsna yaitu lafadz زَيْدًا dan mustatsna minhunya yaitu lafadz القَوْمُ dan disebut mujab karena tidak ada huruf nafi, nahyi tau juga istifham.

2 Jika kalamnya ternyata taam akan tetapi nafi maka i’rab mustatsna-nya boleh dinashabkan dn boleh juga dibuat badal (artinya i’rabnya mengikuti mustatsna minhunya).

Contoh :

مَا قَامَ القَوْمُ اِلاَّ زَيْدًا = Mustatsnanya dinashabkan karena jadi istitsna

مَا قَامَ القَوْمُ اِلاَّ زَيْدٌ = Mustatsnanya di rafa’kan karena mengikuti mustatsna minhu (jadi badal)

 3 Jika kalamnya naqis maka i’rab mustatsna-nya tergantung pada ‘amil-nya, artinya bisa rafa’, nashab dan khofadz.

مَا قَامَ اِلاَّ زَيْدٌ = Dirafa’kan karena amilnya fi’il lafadz قَامَ .

مَا ضَرَبْتُ اِلاَّ زَيْدًا = Dinashabkan mustatsna-nya karena jadi maf’ul.

Baca Juga :   Bahasa Arab Kata Benda Di Rumah Dan Perlengkapannya

مَا مَرَرْتُ اِلاَّ بِزَيْدٍ = Dikhofadz-kan karena jadi majrur.

4 Lafadz yang di-Istitsna dengan lafadz غَيْرُ – سِوًى – سُوًى – سَوَاءٌ selamanya di-jar-kan sebab jadi mudhaf ilaih.

Contoh :

قَامَ القَوْمُ غَيْرَ زَيْدٍ = Taam dan Mujab.

مَا قَامَ غَيْرُ زَيْدٍ = Naqis dan Manfi.

5 Lafadz yang di-Istitsna oleh خَلَا – عَدَا – حَاشَا maka mustatsna-nya boleh di-nashabkan dan boleh juga di-jar-kan.

Contoh :

قَامَ القَوْمُ خَلَا زَيْدًا = Lafadz خَلَا dianggap fi’il madhi.

قَامَ القَوْمُ خَلَا زَيْدٍ = Lafadz خَلَا dianggap mudhaf

Demikianlah pembahasan mengenai pengertian istitsna dalam ilmu nahwu bahasa arab secara rinci, berikut dengan aturan-aturannya beserta contohnya masing-masing. Semoga bermanfa’at, .

Yang dicari:

Advertisement
Pengertian Istitsna Dalam Ilmu Nahwu | sadunku | 4.5

Tinggalkan Komentar atau Tanya Disini: