Pengertian Zakat Dan Hukum Zakat Berdasarkan Quran Dan Hadits

Pengertian Zakat Dan Hukum Zakat

Pengertian Zakat – Salah satu kewajiban yang harus dilaksanakan oleh umat islam adalah zakat, dan zakat ini termasuk rukun islam yang lima. Secara bahasa kata “zakat” bersih atau suci, ini memberikan konotasi bahwa zakat adalah sarana untuk membersihkan atau menyucikan setiap harta yang kita peroleh, sedangkan pengertian zakat menurut istilah dalam agama islam adalah kadar harta tertentu yang diberikan kepada yang berhak menerimanya (mustahiq) dengan syarat-syarat tertentu.

Baca juga : Kumpulan Ayat Al-Quran Tentang Zakat Lengkap

Pengertian Zakat Dan Hukum Zakat Berdasarkan Quran Dan Hadits

Pengertian Zakat Dan Hukum Dan Dalilnya

Hukum zakat sendiri adalah fardu ‘ain bagi setiap orang yang telah memenuhi syarat (mengenai syarat-syratnya akn ditulis pada postingan selanjutnya). Dalam syari’at islam, zakat diwajibkan pada tahun kedua hijriyah.

Dasar Hukum Zakat

Firman Allah swt dalam al-qur’an surat An-Nisa ayat 77 :

وَأَقِيمُوا الصَّلاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ

dirikanlah sembahyang dan tunaikanlah zakat

Pada ayat lain Allah memerintahkan zakat untuk menyucikan diri dari sifat kikir dan cinta yang berlebihan kepada harta, yaitu pada surat At-Taubah ayat 103 :

خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِمْ بِهَا

ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan merek.

Ayat lain juga yang menjelaskan tentang zakat yaitu pada surat al-Baqarah ayat 277 :

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَأَقَامُوا الصَّلاةَ وَآتَوُا الزَّكَاةَ لَهُمْ أَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ وَلا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلا هُمْ يَحْزَنُونَ (٢٧٧)

277. Sesungguhnya orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh, mendirikan shalat dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

Baca Juga :   Ibnu Athaillah : Biografi dan Karya-Karyanya

Dalam hadits nabi disebutkan :

بُنِيَ الإِسْلاَمُ عَلَى خَمْسٍ شَهَادَةِ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ، وَإِقَامِ الصَّلاَةِ، وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ، وَالْحَجِّ، وَصَوْمِ رَمَضَانَ. متفق عليه

Artinya : Islam itu ditegakan di atas 5 dasar : 1.Syahadat La ilaha illallah wa anna Muhammadar Rasulullah (Bersaksi tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah). 2.Menegakkan Shalat. 3.Membayar Zakat. 4.Ibadah Haji. 5.Puasa Ramadhan”

مَا مِنْ صَاحِبِ كَنْزٍ لَايُؤَدِّيْ زَكَاتَهُ إِلَّاأُحْمِيَ عَلَيْهِ فِي نَارِ جَهَنَّمَ، فَيُجْعَلَ صَفَائِحُ، فَتُكْوَى بِهَا جَنْبَاهُ وَجَبِيْنَهُ. رواه أحمد ومسلم

seseorang yang mempunyai simpanan harta (yang harus dikeluarkan zakatnya), tetapi tidak dikeluarkan zakatnya, maka (kelak) ia akan dimasukkan ke dalam neraka jahannam, baginya dibuatkan setrika dari api kemudian disetrikakan pada punggung dan dahinya”. (HR. Ahmad dan Muslim).

Demikian pengertian zakat beserta dasar hukumnya menurut al-quran dan hadits Nabi SAW. Semoga bermanfa’at, .

Advertisement
Pengertian Zakat Dan Hukum Zakat Berdasarkan Quran Dan Hadits | sadunku | 4.5

Tinggalkan Komentar atau Tanya Disini: