Tanda-Tanda Irab Nashob Beserta Dengan Contohnya

Tanda-Tanda Irab Nashob Dalam Ilmu Nahwu

Tanda-Tanda Irab Nashob – Setelah sebelumnya saya menulis tentang materi bahasa arab yang berkaitan dengan tanda-tanda i’rab rafa, pada tulisan ini saya akan membahas tentang apa saja yang menjadi tanda-tanda bagi i’rab nashob yang akan dilengkapi dengan contohnya masing-masing supaya bisa lebih mudah untuk difahami terutama bagi teman-teman yang baru belajar bahasa arab (pemula).

Lihat Tulisan sebelumnya : Tanda Irab Rafa

Tanda-Tanda Irab Nashob Dalam Ilmu Nahwu

Tanda I’rab Nashob

Dalam kitab jurumiyah, yang menjadi sumber utama saya dalam menulis materi-materi ilmu nahwu, disebutkan bahwa :

وَلِلنَّصْبِ خَمْسُ عَلَامَاتٍ الْفَتْحَةُ وَالْأَلِفُ وَالْكَسْرَةُ وَاليَاءُ وَحَذْفُ النُّونِ

Artinya : I’rab nashob mempunyai lima alamat (tanda), yaitu : fathah, alif, kasrah, iya dan menghilangkan “nun” (yang menjadi tanda bagi i’rab rafa).

Jadi, yang menjadi tanda-tanda bagi i’rab nashob itu ada lima tanda yaitu ditandai dengan fathah, alif, kasrah, iya dan membuang huruf “nun”. Seperti halnya tanda bagi i’rab rafa yang memiliki tanda pokok dan tanda pengganti, demikian juga i’rab nashob memiliki tanda pokok yaitu tanda fathah dan tanda pengganti yaitu alif, kasrah, iya dan membuang huruf “nun”. Jika kita membicarakan rafa’ maka kita akan langsung teringat pada harakat fathah, dan jika membicarakan i’rab nashob maka kita akan langsung teringat pada harakat fathah (tanda pokok).

Supaya lebih mudah untuk difahami, berikut ini tanda-tanda irab nashob berikut contoh-contohnya dalam sebuah kalimat.

  • Fathah, tanda pokok (asli) i’rab nashob.

Contoh :

عَرَفْتُ بَكْرًا = Aku telah mengenl bakar.

رَأَيْتُ زَيْدًا = Aku telah melihat zaid

  • Alif, sebagai tanda pengganti fathah,

contoh :

عَرَفْتُ اَخَاكَ = Aku telah mengenal saudaramu.

رَأَيْتُ اَبَاكَ = Aku telah melihat ayahmu.

  • Kasrah, sebagai tanda pengganti fathah.

Contoh :

عَرَفْتُ المُعَلِّمَاتِ = Aku telah mengenal guru-guru wanita.

رَأَيْتُ المُسْلِمَاتِ = Aku telah melihat wanita-wanita muslim.

  • Iya, sebagai tanda pengganti fathah.

Contoh :

رَأَيْتُ زَيْدِيْنَ = Aku telah melihat banyak Zaid.

رَأَيْتُ زَيْدَيْنِ = Aku telah melihat dua Zaid.

  • Hadzfu nun (menghilangkan huruf nun).

Contoh :

لَنْ تَفْعَلِى asalnya تَفْعَلِىنَ = Kamu (seorang perempuan) tidak akan dapat berbuat.

لَنْ تَفْعَلُوْا asalnya تَفْعَلُوْانَ = Kalian tidak akan dapat berbuat.

لَنْ يَفْعَلُوْا asalnya يَفْعَلُوْانَ = Mereka tidak akan dapat berbuat.

لَنْ تَفْعَلَا asalnya تَفْعَلَانِ = Kamu berdua tidak akan dapat berbuat.

لَنْ يَفْعَلَا asalnya يَفْعَلَانِ = Mereka berdua tidak akan dapat berbuat.

Sebagai catatan, untuk contoh yang terakhir yaitu tanda nashob dengan membuang nun, kalimat tersebut menjadi i’rab nashob karena didahului oleh ‘amil nawasib (huruf-huruf yang menashobkan). Untuk penjelasan tentang ‘amil nawasib insyaallah akan saya tulis pada postingan selanjutnya.

Demikianlah tanda-tanda irab nashob beserta contoh kalimatnya dalam ilmu nahwu. Semoga bisa bermanfaat. .

Yang dicari:

Tanda-Tanda Irab Nashob Beserta Dengan Contohnya | sadunku | 4.5

Tinggalkan Komentar atau Tanya Disini: