Teks Bacaan Tahiyat Awal Tulisan Arab Latin Serta Hukumnya Lengkap

Bacaan Tahiyat Awal Arab Latin Dan Terjemahannya

Ketika sedang mendirikan shalat, kita tentunya akan melakukan tahiyat atau tasyahud awal. Lalu, bagaimana bacaan tahiyat awal tersebut? Tulisan ini dibuat untuk pembaca adinawas.com yang mungkin masih belum tahu bagaimana teks bacaan tasyahud awal. Untuk memudahkan pembaca, teks tasyahud awal ini ditulis dengan menggunakan tulisan arab dan latin serta terjemahannya dalam bahasa indonesia.

Adapun teks atau penggalan bacaan tahiyat awal tersebut bisa sobat baca di bawah ini :

اَلتَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ اَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ، السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِاللهِ الصَّالِحِيْنَ، أَشْهَدُ اَنْ لآ إِلَهَ إِلاَّاللهُ وَاَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهُ، اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Attahiyyaatul mubaarokaatush sholawaatut toyyibaatulillaah assalaamu’alaika ayyuhan nabiyyu warohmatulloohi wabarokaatuhu assalaamu’alainaa wa ‘alaa ‘ibaadil-laahish-shoolihiina. Asyhadu anlaa ilaaha il-lallooh wa asyhadu anna muhammadar rosuulullaah. Alloohumma sholli ‘alaa sayyidinaa muhammadin.

Artinya :
“Segala penghormatan yang berkat solat yang baik adalah untuk Allah. Sejahtera atas engkau wahai Nabi dan rahmat Allah serta keberkatannya. Sejahtera ke atas kami dan atas hamba-hamba Allah yang soleh. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah dan aku bersaksi bahwasanya Muhammad itu adalah pesuruh Allah. Ya Tuhan kami, selawatkanlah ke atas Nabi Muhammad.

Hukum Membaca Bacaan Tahiyat Awal

Bagaimana jika kita tidak membaca tahiyat awal atau bahkan tidak melakukan duduk untuk tahiyat awal, apakah shalatnya sah atau tidak ? Sebelumnya telah dibahas tentang rukun shalat yang berjumlah 18 pada postingan sebelumnya.

Rukun shalat sendiri merupakan bagian-bagian dalam shalat yang tidak boleh ditinggalkan, artinya jika kita meninggalkan salah satu saja rukun tersebut maka shalatnya menjadi tidak sah. Diantara rukun shalat yang 18 tersebut tidak ada rukun untuk duduk tasyahud awal apalagi membaca bacaan tasyahud awal.

Maka, Hukum duduk untuk tahiyat awal dan membaca bacaan tahiyat awal itu adalah sunah sehingga jika tidak dibaca sekalipun tidak akan membatalkan shalat.

Demikian sekilas pembahasan mengenai Teks Bacaan Tahiyat Awal dalam Tulisan Arab dan Latin serta dilengkapi dengan Terjemahannya dalam bahasa indonesia secara Lengkap. Wallahu A’lam Buishawaab.

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.