Bagaimana Makmum Masbuk Mengikuti Shalat Berjamaah Dengan Benar

Bagaimana Makmum Masbuk Mengikuti Shalat Berjamaah ?

Setiap kita pastinya pernah mengalami yang namanya masbuk. lalu, Bagaimana Makmum Masbuk Mengikuti Shalat Berjamaah Dengan Benar ? Mungkin tidak semua orang sudah tahu bagaimana ketentuan yang harus dijalankan manakala kita mengalami keterlambatan untuk mengikuti sholat berjamaah. Gambaran menjadi makmum adalah ketika kita hendak sholat berjamaah namun tertinggal misalnya 1 rakaat, jadi kita ikut berjamaah pada saat imam melaksanakan rakaat kedua. Adapun bacaan niat makmum masbuk sama seperti bacaan niat sholat wajib 5 waktu ketika jadi makmum dari awal.

Terkadang masih banyak diantara kita, mungkin termasuk pembaca, yang masih belum tahu bagaimana ketentuan atau tatacara makmum masbuk dengan benar sehingga makmum sholat mengikuti imam sesuai urutan rukun sholat padahal posisinya sudah masbuk atau tertinggal, dan ia benar-benar mengikuti gerakan imam pada rakaat selanjutnya.

Bagaimana Makmum Masbuk Mengikuti Shalat Berjamaah Dengan Benar

Bagaimana Makmum Masbuk Mengikuti Shalat Berjamaah

Adapun tatacara lengkap Bagaimana Makmum Masbuk Mengikuti Shalat Berjamaah Dengan Benarsesuai dengan ketentuan ilmu fiqh adalah sebagai berikut:

Ketentuan Bagi Makmum Masbuk

Pertama, apabila makmum sempat takbiratul ihram sebelum imam rukuk, maka hendaknya makmum membaca surat al-fatihah sampai selesai.

Kedua, Jika imam telah rukuk, sedang makmum belum selesai membaca surat al-fatihah, maka makmum hendaknya langsung rukuk mengikuti imam tanpa harus menyelesaikan bacaan surat al-fatihahnya.

Ketiga, Apabila makmum mendapati imam sedang rukuk, maka makmum langsung takbiratul ihram dan langsung rukuk mengikuti imam, tanpa harus membaca surat al-fatihah terlebih dahulu, dan makmum tersebut mendapatkan rakaat dengan sempurna.

Keempat, Makmum yang mengikuti imam dari rukuk, ia mendapatkan rakaat itu dengan sempurna. Namun apabila mengikuti imam lewat dari rukuk, seperti imam sedang i’tidal, sujud atau yang lainnya, maka itu tidak dihitung rakaat, sehingga setelah imam memberi salam, maka makmum berdiri lagi menambahkan kekurangan rakaat yang ketinggalan. Namun walaupun demikian, kita dianjurkan mengikuti rakaatnya imam sesegera mungkin sehingga kita mendapatkan keutamaan mengikuti shalat berjamaah lebih lama.

Demikian penjelasan mengenai tatacara Bagaimana Makmum Masbuk Mengikuti Shalat Berjamaah Dengan Benar sesuai dengan ketentuan ilmu fiqh. Dengan membaca artikel ini, semoga kita bisa terus memperbaiki sholat kita dengan benar. Wallahu A’lam Bishawaab.

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.