Rukun Dan Tata Cara Sholat Jenazah Berikut Penjelasannya Lengkap

Rukun Dan Tata Cara Sholat Jenazah Dan Penjelasannya

Ketika ada orang yang meninggal tentunya kita punya kewajiban untuk melaksanakan sholat jenazah. Lalu, bagaimana Rukun Dan Tata Cara Sholat Jenazah tersebut dan apa saja yang harus dibaca? Tulisan ini dibuat buat sobat yang mungkin masih belum tahu apa saja yang menjadi rukun dalam sholat jenazah dan bagaimana pula tata cara sholat jenazah tersebut secara berurutan baik bagi laki-laki maupun perempuan.

Perlu sobat ketahui bahwa sholat jenazah dilakukan hanya dengan empat takbir dan dua salam dimana semuanya dilakukan dalam keadaan berdiri, berbeda dengan sholat pada umumnya seperti sholat fardu dan sunnah sehingga sholat jenazah tidak perlu dengan adanya adzan, iqomah, ruku, sujud, i’tidal dan tahiyat.

Rukun Dan Tata Cara Sholat Jenazah Berikut Penjelasannya

Rukun Dan Tata Cara Sholat Jenazah

Berikut ini adalah Rukun Dan Tata Cara Sholat Jenazah Berikut Penjelasannya secara Lengkap yang disadur dari situs Nu resmi lengkap dengan bacaannya:

Pertama, niat. Niat wajib diungkap dalam hati. Jika dilafalkan secara lisan maka bunyinya sebagai berikut :

Untuk jenazah laki-laki:

أُصَلِّي عَلَى هَذَا الـمَيِّتِ فَرْضًا للهِ تَعَالَى

Ushallii ‘alaa haadzal mayyiti lillaahi ta’aala

Artinya : Aku niat menshalatkan mayyit (laki-laki) ini, karena Allah Ta’aala

Untuk jenazah perempuan:

أُصَلِّي عَلَى هَذِهِ الـمَيِّتَةِ فَرْضًا للهِ تَعَالَى

Kedua, takbir dan dilanjutkan dengan membaca Surat al-Fatihah. Lihat bacaannya disini : Teks Bacaan Surat Al-Fatihah

Ketiga, takbir lagi dan diteruskan dengan membaca shalawat kepada Nabi saw dengan bacaan :

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Akan lebih utama bila disambung dengan :

كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ، وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ، وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ، فِي الْعَالَمِينَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

Allaahumma shalli ‘alaa muhammadin, wa ‘alaa aali muhammadin, kamaa shallaita ‘alaa ibraahiima, wa ‘alaa aali ibraahiima. Wa baarik ‘alaa muhammadin, wa ‘alaa aali muhammadin, kamaa baarakta ‘alaa ibraahiima, wa ‘alaa aali ibraahiima. Fil ‘aalamiina innaka hamiidum majiid.

Artinya : Ya Allah, berilah rahmat kepada Muhammad dan keluarganya, sebagaimana Engkau telah memberikan rahmat kepada Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji dan Maha Agung. Berilah berkah kepada Muhammad dan keluarganya (termasuk anak dan istri atau umatnya), sebagaimana Engkau telah memberi berkah kepada Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji dan Maha Agung.”

Keempat, usai membaca shalawat, takbir lagi dan membaca doa untuk jenazah yang sedang dishalati:

Untuk jenazah laki-laki:

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ وَاجْعَلِ اْلجَنَّةَ مَثْوَاهُ. اللّهُمَّ ابْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ وَأَهْلًا خَيْراً مِنْ أَهْلِهِ. اللَّهُمَّ إِنَّهُ نَزَلَ بِكَ وَأَنْتَ خَيْرُ مَنْزُوْلٍ بِهِ. اَللَّهُمَّ أَكْرِمْ نُزولَهُ ووسِّعْ مَدْخَلَهُ

Allaahummaghfirlahuu, warhamhuu, wa ‘aafihii, wa’fu ‘anhuu, wa akrim nuzuulahuu, wa wassi’ madkhalahuu, waghsilhu bimaa-in watsaljin wabaradin, wanaqqihii minal khathaayaa kamaa yunaqqats tsaubul abyadhu minaddanasi, wa abdilhu daaran khairan min daarihii, wa ahlan khairan
min ahlihii, wa zaujan khairan min zaujihii, waqihi fitnatal qabri wa ‘adzaabannaar.

Artinya : Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, maafkanlah dia, ampunilah kesalahannya, muliakanlah kematiannya, lapangkanlah kuburannya, cucilah kesalahannya dengan air, es dan embun sebagaimana mencuci pakaian putih dari kotoran, gantilah rumahnya dengan rumah yang lebih baik, gantilah keluarganya dengan keluarga yang lebih baik, gantilah istrinya dengan istri yang lebih baik, hindarkanlah dari fitnah kubur dan siksa neraka.

Untuk jenazah perempuan:

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهاَ وَارْحَمْهاَ وَعَافِهَا وَاعْفُ عَنْهاَ وَاجْعَلِ اْلجَنَّةَ مَثْوَاهاَ. اللّهُمَّ ابْدِلْهاَ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهَا، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهَا وَأَهْلًا خَيْراً مِنْ أَهْلِهاَ. اللَّهُمَّ إِنَّهُ نَزَلَ بِكَ وَأَنْتَ خَيْرُ مَنْزُوْلٍ بِهاَ. اَللَّهُمَّ أَكْرِمْ نُزولَهاَ ووسِّعْ مَدْخَلَهاَ

Kelima, takbir yang keempat kalinya, lalu membaca:

Untuk jenazah laki-laki:

اللهُمّ لاتَحرِمْنا أَجْرَهُ ولاتَفْتِنّا بَعدَهُ

Allaahumma laa tahrimnaa ajrahuu, walaa taftinnaa ba’dahuu

Artinya : Ya Allah, janganlah Engkau haramkan Kami dari pahalanya, dan janganlah
Engkau beri fitnah pada kami setelah kematiannya.

Untuk jenazah perempuan:

اللهُمّ لاتَحرِمْنا أَجْرَهَا ولاتَفْتِنّا بَعدَهَا

Keenam, mengucapkan salam secara sempurna:

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Demikian panduan shalat jenazah dan tata caranya yang dikupas secara lengkap dalam artikel ini dengan judul Rukun Dan Tata Cara Sholat Jenazah Berikut Penjelasannya,  semoga bisa memeberi manfaat yang sebesar-besarnya bagi kita semua.

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.