Shalat Istikharah Untuk Menjemput Jodoh Terbaik Bagi Pendamping Hidup Kita

Shalat Istikharah Untuk Menjemput Jodoh Terbaik

Istikharah adalah termasuk salah satu macam shalat sunnah yang dilakukan manakala kita dihadapkan dengan dua pilihan atau lebih pada sesuatu. Lalu, bagaimana shalat istikharah untuk menjemput jodoh agar kita mendapatkan pendamping hidup yang terbaik di dunia dan akhirat? Ini pastinya menjadi salah satu “kegelisahan” atau kegalauan yang pastinya selalu dihadapi oleh sobat yang hendak menikah. Dengan memohon kepada Allah swt melalui shalat istikharah maka Allah swt akan memberikan jawaban atas permintaan tersebut untuk mendapatkan jodoh terbaik mislanya melalui mimpi atau pun dengan tanda-tanda lain seperti ada kemantapan hati pada pilihan tertentu.

Untuk sobat yang belum mengetahui bagaimana niat dan tatacara shalat istikharah bisa dilihat disini : Niat dan Tata Cara Shalat Istikharah

Kita tidak boleh sombong dengan sikap tidak memohon petunjuk kepada Allah dengan cara shalat istikharah karena terkadang keinginan kita masih dicampuri oleh dorongan hawa nafsu, bukan berdasarkan pertimbangan akal sehat.

Shalat Istikharah Untuk Menjemput Jodoh Terbaik Bagi Hidup Kita

Shalat Istikharah Untuk Menjemput Jodoh Terbaik

Dalam Kondisi Apa Shalat Istikharah Jodoh Dilakukan?

Pada dasarnya, sesuai dengan pengertian shalat istikharah sendiri, yujuan dari dilaksanakannya shalat istikharah ialah memohon petunjuk terhadap sebuah pilihan terbaik diantara beberapa pilihan, apapun itu, termasuk dalam hal jodoh. Oleh karenanya, kita dianjurkan untuk shalat istikharah untuk menjemput jodoh manakala kita dihadapkan dengan beberapa calon pasangan, bukan ketika hanya memiliki satu calon pasangan dalam artian pacar.

Adapun jodoh yang layak kita minta petunjuknya lewat istikharah ialah jodoh yang baik menurut pandangan agama dimana hal itu menjadi pertimbangan paling penting dalam memilih jodoh sebagaimana hadits tentang menikahi wanita pada tulisan sebelumnya. Jika calaon pasangan kita kurang baik menurut pandangan agama misalnya suka meninggalkan sholat atau suka mencuri maka otomatis ia tidak layak untuk di-istikharahi.

Ketiak melaksanakan shalat istikharah hendaknya kita benar-benar bertawakkal kepada Allah dan siap menerima keputusan apapun yang akan terjadi, jangan dicampuri oleh hawa nafsu bahwa kita menginginkan satu pilihan berdasarkan hawa nafsu. karena kita tidak pernah tahu siapa jodoh kita dan dengan cara apa dipertemukannya.

Siapapun kita, manakala dihadapkan dengan pilihan jodoh maka hendaklah Shalat Istikharah Untuk Menjemput Jodoh dengan sungguh-sungguh dan berharap hanya kepada Allah swt agar kita diberikan jodol terbaik untuk kemaslahatan dunia dan akhurat. Wallahu A’lam Bishawaab.

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.